Blog ini merupakan blog tentang pendidikan


Jumat, 26 Juni 2020

Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19

| Jumat, 26 Juni 2020

Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19

 

Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi, Ini Kata Aliansi Investor Global

  JAKARTA -  Pemulihan ekonomi dari dampak virus corona atau Covid-19 membutuhkan investasi yang berkelanjutan dan tangguh.
Hal itu diungkapkan Anggota Aliansi Investor Global untuk Pembangunan Berkelanjutan (GISD) Shinta Kamdani dalam pertemuan virtual GISD bersama PBB, Jumat (12/6/2020).
“Ke depannya SDGs [sustainable development goals] akan menjadi kunci penting untuk pemulihan ekonomi, sehingga sektor usaha harus mulai mengintegrasikan nilai tersebut ke bisnis model mereka," jelas Shinta melalui keterangan tertulisanya, Sabtu (13/6/2020).

  Pemulihan ekonomi hijau, sambung Shinta, harus difokuskan pada penciptaan lapangan pekerjaan serta bisnis-bisnis baru yang ramah lingkungan.  Apalagi, pandemi Covid-19 telah menyebabkan sebanyak 3,05 juta orang kena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Di samping itu, beberapa sektor bisnis mengalami penurunan kinerja yang signifikan.

  Shinta menambahkan pandemi ini membuktikan aspek sosial dan lingkungan memainkan peranan penting untuk aktivitas perekonomian. Oleh karena itu, dia menyatakan GISD sepakat akan mempercepat upaya penyelarasan investasi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan mengintegrasikan SDGs ke dalam bisnis model mereka.
Aliansi juga berkomitmen untuk membangun pembiayaan inovatif dan platform investasi untuk memajukan SGDs melalui Covid-19 bonds, risk-sharing tools, joint investment, dan business matchmaking platforms. Pembiayaan ini khususnya diberikan bagi negara-negara yang terkena dampak, termasuk Indonesia.

  Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pemulihan kembali perekonomian pasca-pandemi bisa memakan waktu bertahun-tahun. Adapun kondisi ini diakui mengakibatkan penutupan bisnis yang sebelumnya sementara menjadi permanen dan disertai dengan melonjaknya jumlah pengangguran secara global.
Prediksi Pemulihan Ekonomi Pasca-Corona, dari Kurva V sampai Logo Nike

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Prediksi Pemulihan Ekonomi Pasca-Corona, dari Kurva V sampai Logo Nike" , https://katadata.co.id/berita/2020/05/15/prediksi-pemulihan-ekonomi-pasca-corona-dari-kurva-v-sampai-logo-nike
Penulis: Muhammad Ahsan Ridhoi
Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi
KOMPAS.com - Berdasarkan data dari situs worldometer per 5 Mei 2020, penderita positif virus Corona di dunia sudah mencapai 3,669 juta dengan jumlah yang meninggal 253,183 dan yang sembuh 1,210 juta. Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis. Sementara jumlah yang meninggal terbanyak berturut-turut adalah Amerika Serikat, Italia, Inggris, Spanyol dan Perancis. Walalupun jumlah yang sembuh sudah semakin banyak daripada yang meninggal, namun tren jumlah penderita dan yang meninggal belum menunjukkan penurunan. Begitu juga di Indonesia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 484 orang dari hari sebelumnya. Jumlah kasus baru ini juga yang tertinggi sejak 2 Maret 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19", https://money.kompas.com/read/2020/05/10/091500226/perekonomian-indonesia-pasca-pandemi-covid-19?page=all.

Editor : Bambang P. Jatmiko
KOMPAS.com - Berdasarkan data dari situs worldometer per 5 Mei 2020, penderita positif virus Corona di dunia sudah mencapai 3,669 juta dengan jumlah yang meninggal 253,183 dan yang sembuh 1,210 juta. Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis. Sementara jumlah yang meninggal terbanyak berturut-turut adalah Amerika Serikat, Italia, Inggris, Spanyol dan Perancis. Walalupun jumlah yang sembuh sudah semakin banyak daripada yang meninggal, namun tren jumlah penderita dan yang meninggal belum menunjukkan penurunan. Begitu juga di Indonesia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 484 orang dari hari sebelumnya. Jumlah kasus baru ini juga yang tertinggi sejak 2 Maret 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19", https://money.kompas.com/read/2020/05/10/091500226/perekonomian-indonesia-pasca-pandemi-covid-19?page=all.

Editor : Bambang P. Jatmiko
KOMPAS.com - Berdasarkan data dari situs worldometer per 5 Mei 2020, penderita positif virus Corona di dunia sudah mencapai 3,669 juta dengan jumlah yang meninggal 253,183 dan yang sembuh 1,210 juta. Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis. Sementara jumlah yang meninggal terbanyak berturut-turut adalah Amerika Serikat, Italia, Inggris, Spanyol dan Perancis. Walalupun jumlah yang sembuh sudah semakin banyak daripada yang meninggal, namun tren jumlah penderita dan yang meninggal belum menunjukkan penurunan. Begitu juga di Indonesia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 484 orang dari hari sebelumnya. Jumlah kasus baru ini juga yang tertinggi sejak 2 Maret 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19", https://money.kompas.com/read/2020/05/10/091500226/perekonomian-indonesia-pasca-pandemi-covid-19?page=all.

Editor : Bambang P. Jatmiko

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar