Pendidikan dan Pendidikan Kewarganegaraan

Blog ini merupakan blog tentang pendidikan


Jumat, 26 Juni 2020

Model Pembelajaran sebagai pedoman bagi pengajar dan para guru dalam melaksanakan pembelajaran

Model Pembelajaran sebagai pedoman bagi pengajar dan para guru dalam melaksanakan pembelajaran


Model pembelajaran adalah seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar.[1]
Model mengajar dapat diartikan sebagai suatu rencana atau pola yang digunakan dalam menyusun kurikulum, mengatur materi peserta didik, dan memberi petunjuk kepada pengajar di kelas dalam setting pengajaran atau setting lainnya
Fungsi Model Pembelajaran adalah sebagai pedoman bagi pengajar dan para guru dalam melaksanakan pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa setiap model yang akan digunakan dalam pembelajaran menentukan perangkat yang dipakai dalam pembelajaran tersebut.[3] Selain itu, model pembelajaran juga berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Istilah model Pembelajaran mempunyai makna yang lebih luas daripada strategi, metode, atau prosedur. Model pembelajaran mempunyai empat ciri khusus yang tidak dimiliki oleh strategi, metode, atau prosedur. Ciri-ciri tersebut antara lain:
1. Rasional teoritik yang logis, disusun oleh para pencipta atau pengembangnya;
2. Landasan pemikiran tentang apa dan bagaimana siswa belajar (tujuan pembelajaran yang akan dicapai);
3. Tingkah laku mengajar yang diperlukan agar model tersebut dapat dilaksanakan dengan berhasil;
4. Lingkungan belajar yang diperlukan agar tujuan pembelajaran itu dapat tercapai (Kadir dan Nur, 2009:0).

Jenis media pembelajaran dapat membantu agar siswa tidak bosan

Jenis media pembelajaran dapat membantu agar siswa tidak bosan



Dalam sebuah proses pembelajaran, peran media cukup penting untuk memudahkan proses belajar. Untuk menyampaikan pesan pembelajaran kepada siswa, biasanya guru menggunakan alat bantu mengajar berupa gambar, model, atau alat-alat lain.
Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman konkrit, motivasi belajar, serta mempertinggi daya serap dan retensi belajar. Inilah yang disebut dengan media pembelajaran.

jenis media pembelajaran

 1. media audio

Jenis media pembelajaran audio berfungsi untuk menyalurkan pesan audio dari sumber pesan ke penerima pesan. Media audio berkaitan erat dengan indera pendengaran.
Dilihat dari sifat pesan yang diterima, media audio dapat menyampaikan pesan verbal (bahasa lisan atau kata-kata) maupun non verbal (bunyi-bunyian dan vokalisasi). Contoh media seperti radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dan lain-lain.

2. Media Visual
Jenis media pembelajaran visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan. Jenis media pembelajaran visual menampilan materialnya dengan menggunakan alat proyeksi atau proyektor. 
Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam bentuk-bentuk visual. Selain itu fungsi media visual juga berfungsi untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan fakta yang mungkin dapat mudah untuk dicerna dan diingat jika disajikan dalam bentuk visual. Jenis media pembelajaran visual dibedakan menjadi dua yaitu media visual diam dan media visual gerak.

· Media visual diam
Foto, ilustrasi, flashcard, gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film rngkai, OHP, grafik, bagan, diagram, poster, peta, dan lain-lain.
· Media visual gerak

Strategi Pemulihan Ekonomi Desa Pasca Pandemi Covid-19

Strategi Pemulihan Ekonomi Desa Pasca Pandemi Covid-19

Strategi Pemulihan Ekonomi Desa Pasca Pandemi Covid-19

 

JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar tidak ingin desa itu menjadi pemerintah tingkat III karena desa miliki ciri khas, kearifan lokal, adat istiadat dan segala bentuk pembangunan di dalamnya bertumpu pada akar budaya.
Desa, kata Menteri Desa, harus dikembalikan ke akar budaya yang sebenarnya. Desa menjadi sub kultur dalam satu sistem masyarakat Indonesia yang makro dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
"Olehnya, program lima tahun ke depannya, kami agak fokus ke desa adat agar bisa mengambil beberapa desa dengan representasi akar budaya yang ada di Indonesia," katanya seperti dilansir laman resmi Kemendesa, Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) miliki empat strategi untuk pemulihan ekonomi pedesaan pasca Covid-19 yang telah mulai disiapkan sejak awal.

Pertama, Ketahanan Pangan yang meliputi Intensifikasi, ekstensifikai dan Sindikasi. Badan pangan dunia (FAO) telah peringatkan soal ancaman kekurangan pangan dunia. Faktornya, katanya disamping kekeringan juga faktor bangkitnya nasionalisme baru, dari globalisasi ke de-globalisasi. Hal imbas dari pandemi Covid-19, dimana setiap negara berpikir untuk negaranya sendiri seperti mencukupi kebutuhan pangan sendiri sebelum ambil langkah ekspor.
Hal ini sebenarnya beri dampak positif bagi kemandirian bangsa. Pasalnya, setelah Covid-19 ini, Indonesia tersadarkan jika 99 persen produk obat di Indonesia itu berasal dari luar negeri.
"Ini sesuatu yang menggelikan pasalnya sumber daya alam kita sungguh luar biasa. Sisi lain, kita bicara kelangkaan APD, Baju Hasmat, Masker dan seterusnya. Kita baru sadar jika produk APD, Indonesia menempati peringkat kedua terbesar tetapi semua di ekspor," ujar Gus Menteri.
Adanya kesadaran baru yang dihadapkan dengan fakta-fakta yang luar ini membuat Indonesia mau tidak mau harus benar-benar mandiri, termasuk soal ketahanan pangan. Makanya, Pemerintah fokus selesaikan urusan pangan di desa maka selesaikan persoalan pangan di Indonesia karena Indonesia adalah Desa dan Desa adalah Indonesia.


Konteks intensifikasi, Kemendes PDTT sudah lakukan upaya untuk meningkatkan nilai produk-produk pertanian di daerah-daerah transmigrasi. Kemendes PDTT telah lakukan pemetaan produk pertanian, utamanya tanaman pangan.
Hal ini bertujuan meningkatkan produksivitas hasil pertanian, dari tiga ton pertahun menjadi enam ton pertahun dengan dua kali musim panen.
Kemendes PDTT miliki lahan di wilayah transmigrasi yang bisa digunakan untuk ekstensifikasi. Hal ini bakal memberi efek domino, yaitu perluas lahan pertanian dan bakal meningkatkan produksi para transmigran yang berefek pada naiknya penghasilan.
Hal ini adalah diversifikasi pangan. Ini perlu dilakukan agar masyarakat kita tidak terlalu bergantung pada satu model pangan. Ini juga bakal berefek secara ekonomi terhadap hasil-hasil produksi pertanian.

 

Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19

Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19

Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19

 

Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi, Ini Kata Aliansi Investor Global

  JAKARTA -  Pemulihan ekonomi dari dampak virus corona atau Covid-19 membutuhkan investasi yang berkelanjutan dan tangguh.
Hal itu diungkapkan Anggota Aliansi Investor Global untuk Pembangunan Berkelanjutan (GISD) Shinta Kamdani dalam pertemuan virtual GISD bersama PBB, Jumat (12/6/2020).
“Ke depannya SDGs [sustainable development goals] akan menjadi kunci penting untuk pemulihan ekonomi, sehingga sektor usaha harus mulai mengintegrasikan nilai tersebut ke bisnis model mereka," jelas Shinta melalui keterangan tertulisanya, Sabtu (13/6/2020).

  Pemulihan ekonomi hijau, sambung Shinta, harus difokuskan pada penciptaan lapangan pekerjaan serta bisnis-bisnis baru yang ramah lingkungan.  Apalagi, pandemi Covid-19 telah menyebabkan sebanyak 3,05 juta orang kena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Di samping itu, beberapa sektor bisnis mengalami penurunan kinerja yang signifikan.

  Shinta menambahkan pandemi ini membuktikan aspek sosial dan lingkungan memainkan peranan penting untuk aktivitas perekonomian. Oleh karena itu, dia menyatakan GISD sepakat akan mempercepat upaya penyelarasan investasi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan dan mengintegrasikan SDGs ke dalam bisnis model mereka.
Aliansi juga berkomitmen untuk membangun pembiayaan inovatif dan platform investasi untuk memajukan SGDs melalui Covid-19 bonds, risk-sharing tools, joint investment, dan business matchmaking platforms. Pembiayaan ini khususnya diberikan bagi negara-negara yang terkena dampak, termasuk Indonesia.

  Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan pemulihan kembali perekonomian pasca-pandemi bisa memakan waktu bertahun-tahun. Adapun kondisi ini diakui mengakibatkan penutupan bisnis yang sebelumnya sementara menjadi permanen dan disertai dengan melonjaknya jumlah pengangguran secara global.
Prediksi Pemulihan Ekonomi Pasca-Corona, dari Kurva V sampai Logo Nike

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Prediksi Pemulihan Ekonomi Pasca-Corona, dari Kurva V sampai Logo Nike" , https://katadata.co.id/berita/2020/05/15/prediksi-pemulihan-ekonomi-pasca-corona-dari-kurva-v-sampai-logo-nike
Penulis: Muhammad Ahsan Ridhoi
Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi
KOMPAS.com - Berdasarkan data dari situs worldometer per 5 Mei 2020, penderita positif virus Corona di dunia sudah mencapai 3,669 juta dengan jumlah yang meninggal 253,183 dan yang sembuh 1,210 juta. Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis. Sementara jumlah yang meninggal terbanyak berturut-turut adalah Amerika Serikat, Italia, Inggris, Spanyol dan Perancis. Walalupun jumlah yang sembuh sudah semakin banyak daripada yang meninggal, namun tren jumlah penderita dan yang meninggal belum menunjukkan penurunan. Begitu juga di Indonesia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 484 orang dari hari sebelumnya. Jumlah kasus baru ini juga yang tertinggi sejak 2 Maret 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19", https://money.kompas.com/read/2020/05/10/091500226/perekonomian-indonesia-pasca-pandemi-covid-19?page=all.

Editor : Bambang P. Jatmiko
KOMPAS.com - Berdasarkan data dari situs worldometer per 5 Mei 2020, penderita positif virus Corona di dunia sudah mencapai 3,669 juta dengan jumlah yang meninggal 253,183 dan yang sembuh 1,210 juta. Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis. Sementara jumlah yang meninggal terbanyak berturut-turut adalah Amerika Serikat, Italia, Inggris, Spanyol dan Perancis. Walalupun jumlah yang sembuh sudah semakin banyak daripada yang meninggal, namun tren jumlah penderita dan yang meninggal belum menunjukkan penurunan. Begitu juga di Indonesia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 484 orang dari hari sebelumnya. Jumlah kasus baru ini juga yang tertinggi sejak 2 Maret 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19", https://money.kompas.com/read/2020/05/10/091500226/perekonomian-indonesia-pasca-pandemi-covid-19?page=all.

Editor : Bambang P. Jatmiko
KOMPAS.com - Berdasarkan data dari situs worldometer per 5 Mei 2020, penderita positif virus Corona di dunia sudah mencapai 3,669 juta dengan jumlah yang meninggal 253,183 dan yang sembuh 1,210 juta. Jumlah penderita terbanyak ada di Amerika Serikat, Spanyol, Italia, Inggris dan Perancis. Sementara jumlah yang meninggal terbanyak berturut-turut adalah Amerika Serikat, Italia, Inggris, Spanyol dan Perancis. Walalupun jumlah yang sembuh sudah semakin banyak daripada yang meninggal, namun tren jumlah penderita dan yang meninggal belum menunjukkan penurunan. Begitu juga di Indonesia. Berdasarkan data per 5 Mei 2020 dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, total jumlah penderita positif corona di Indonesia mencapai 12.071 orang. Jumlah ini bertambah sebanyak 484 orang dari hari sebelumnya. Jumlah kasus baru ini juga yang tertinggi sejak 2 Maret 2020.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perekonomian Indonesia Pasca-Pandemi Covid-19", https://money.kompas.com/read/2020/05/10/091500226/perekonomian-indonesia-pasca-pandemi-covid-19?page=all.

Editor : Bambang P. Jatmiko
Proses Pembejalaran Daring di Tengah Antisipasi Penyebaran Virus Corona Dinilai Belum Maksimal

Proses Pembejalaran Daring di Tengah Antisipasi Penyebaran Virus Corona Dinilai Belum Maksimal


   Pembelajaran secara daring diimplementasikan dengan beragam cara oleh pendidik di tengah penutupan sekolah selama dua pekan untuk mengantisipasi virus corona. Namun implementasi itu dinilai tidak maksimal dan menunjukkan masih ada ketidaksiapan di kalangan pendidik untuk beradaptasi di iklim digital.

   Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia Heru Purnomo mengatakan, sejauh ini banyak sekolah, utamanya di Jakarta, yang menerapkan metode pemberian tugas secara daring bagi para siswa. Penugasan itu dilakukan melalui berbagai media sosial yang tersedia, terutama whatsapp grup.

   Ia menilai, dalam kondisi darurat karena adanya virus corona seperti sekarang, bentuk penugasanlah yang dipandang efektif dalam pembelajaran jarak jauh. Konsekuensinya, pengenalan konsep mengenai suatu pelajaran sebagaimana yang diterapkan dalam pembelajaran tatap muka tidak bisa berjalan dengan baik.
   "Dalam pembelajaran jarak jauh sampai saat ini, efektif dalam mengerjakan penugasan. Tapi, dalam pembelajaran untuk memahami konsep, kemudian mengembangkan konsep itu sampai refleksi, tidak berjalan dengan baik itu," katanya, Jumat 20 Maret 2020.
Ia menyebutkan langkah-langkah pembelajaran dalam situasi tatap muka biasanya mengikuti tahapan-tahapan tertentu dalam skema ranah kognitif C1 sampai C6. Ranah tersebut menjadi panduan dalam menyampaikan pelajaran kepada siswa yang dimulai pertama kali dari penyampaian pengetahuan, kemudian berlanjut ke pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan evaluasi.

Menurutnya, dalam pembelajaran tatap muka, akan ada penyampaian konsep pembelajaran dan tujuannya terlebih dahulu. Kemudian pembelajaran berlanjut sampai pemahaman dan pengembangannya. Tahapan-tahapan itu yang dinilainya tidak berjalan dengan baik dalam situasi darurat seperti sekarang.
   Pengamat pendidikan Indra Charimiadji mengatakan, selama empat hari terakhir, banyak guru mengimplementasikan dengan cara-cara beragam belajar di rumah. Dari perbedaan cara belajar itu, basisnya tetap pembelajaran secara daring.

   "Ada yang membuat konsep ceramah online, ada yang tetap mengajar di kelas seperti biasa tetapi divideokan dan yang menjadi lucu karena terlihat bangku-bangku kosong kemudian dikirim ke aplikasi whatsapp siswa. Kemudian ada juga yang memanfaatkan konten-konten gratis dari berbagai sumber," katanya.

   Menurut dia, hal tersebut adalah suatu usaha awal yang baik, tetapi pada dasarnya tidak sesuai dengan pedagogi digital (e-pedagogy). Dalam pedagogi digital, konten sudah tidak penting lagi karena dengan adanya internet siapa saja mudah mendapatkan konten dan sebagian besar disediakan gratis.

 

Kamis, 16 April 2020

Pendidikan Menurut Para Ahli

Pendidikan Menurut Para Ahli

Beberapa para ahli yang memiliki definisi tersendiri dari pengertian pendidikan. Dengan landasan serta pemikiran yang berkaitan dengan sisi pendidikan tertentu. Nah inilah beberapa pengertian pendidikan yang dikemukakan oleh para ahli, yang bisa dijadikan referensi pendukung dalam menunjang pengetahuan:

1.Ki Hajar Dewantara
Definisi pendidikan menurut ki hajar dewantara adalah proses penunjang kekuatan kodrat sebagai manusia yang memiliki akal, dalam menguasai pengetahuan pada peserta didik. Dengan tujuan manusia dapat meninggikan derajatnya melalui pendidikan yang setinggi-tingginya.

2.Martinus J Marimba
Mengemukakan pengertian pendidikan sebagai sarana membantu atau menolong setiap orang agar dapat melaksanakan hidupnya dengan baik. Selain itu juga dapat menentukan tujuan hidup sesuai yang dibutuhkan dan menjadi pribadi yang mandiri. Salah satu upaya mendidik serta mambantu meningkatkan taraf berpikir menuju kedewasaan.

3.Thompson
Pengertian pendidikan yang dikemukakan oleh G. Thompson yaitu sebagai pengaruh kuat terjadinya perubahan pada setiap jati diri manusia. Kemudian yang menghasilkan pemikiran-pemikiran serta penelaran setiap manus yang berbeda. Dengan hal itulah pendidikan dapat berjalan dan ilmu pengetahuan dapat berkembang dan meluas.

4.Jhon Dewey
Pengertian pendidikan yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan menurut Jhon Dewey yaitu suatu proses yang membersamai pengembangan, peningkatan serta pertumbuhan yang terus menerus. Tanpa harus adanya tujuan akhir belakang. Dimaknai dari hal ini yaitu memang pada hakikatnya dunia pendidikan tidak akan pernah habis dari dunia.

Pengertian pendidikan secara etimologi

Pengertian pendidikan secara etimologi

Pengertian Pendidikan – Tahukah Anda ? Arti pendidikan berasal dari bahasa inggris yaitu Education, dimana dari bahasa latinnya yaitu Eductum. Dengan artian kata “E”  yaitu sebuah proses perkembangan dari dalam keluar kemudian kata “Duco” dengan artian yang sedang berkembang.

Jadi Pendidikan adalah proses kemampuan serta keahlian diri yang terus berkembang terus menerus secara individual. Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa pengetahuan akan terus selalu ada dan tidak akan pernah hilang, seperti yang dijelaskan dalam arti pendidikan.

Menurut kamus besar bahasa indonesia pengertian pendidikan adalah sebuah proses ataupun tahapan dalam pengubahan sikap serta etika maupun tata laku seseorang atau kelompok dalam orang dalam meningkatkan pola pikir manusia melalui pengajaran dan pelatihan serta perbuatan yang mendidik.

Hal ini berkaitan dengan tujuan bahwa arti pendidikan bukan hanya sebagai proses ataupun sistem transfer knowledge saja akan tetapi sebagai proses pengubahan etika, norma ataupun akhlak dari setiap peserta didik.